.

Glitter Text
Make your own Glitter Graphics

selamat datang.........

semoga Allah selalu memudahakn jalan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh

mungkin ini adalah saya

Foto saya
asalamu'alaikum wr.wb, dalam naungan Ridho Illahi semoga hidup penuh kedamaian walau didahului oleh permusuhan.. salam ukhuwah islamiyah

drama monolog untuk lelaki berjas hitam


Untuk Lelaki Berjas Hitam
Rasanya hari ini ingin tidur saja. sudah terlalu capek badanku memunguti sampah-sampah berserakan disana. Paling-paling daun-daun kering itu terbang lagi kesana-kemari. Hmmm, capek sendiri kalau aku membayangkannya. Tapi kalaupun aku mengerjakannya, itu pasti lebih melelahkan. Ya sudahlah. Oh ya, apa aku hari ini pergi ke jalanan saja? membersihkan jalanan itu? Tapi hari ini aku malas sekali. Boro-boro untuk pergi ke jalanan itu, untuk mandi saja aku malas bukan main. Apalagi, uuuggghhh, bau sekali badanku ini. Biar saja lah.
Aku masih ingat saat aku menyapu pinggiran jalan itu. Aku bertemu dengan seorang lelaki kaya raya. Parfumnya dari kejauhan sudah bisa kucium. Harum sekali baunya. Saat dia mendekat ke arahku, aku mencoba untuk menyapanya. Karena pertama kali aku melihatnya dari kejauhanpun, aku sudah jatuh hati padanya. Saat aku menyapanya hanya acuh yang dia berikan. Tapi bodohnya aku saat itu, aku mengikuti langkah lelaki itu. Lalu lelaki itu menoleh kepadaku. Sedikit mengernyitkan hidungnya. Ah, aku baru tahu kalau saat itu aku belum mandi. Memang sudah hampir seminggu ini aku tak mandi. Rasanya badanku sudah panas dingin sendiri. Entahlah.
Aku ingat sekali apa yang diucapkannya saat aku mendekati lelaki berjas hitam itu.
“Hey, kau tukang sapu. Kenapa dari tadi mengikutiku? Sana pergi! Bau sekali badanmu itu!”
Begitulah dia membentakku. Hingga akhirnya aku kembali menyapu lagi. Hmm, betapa sedihnya hatiku saat itu. Tapi mungkin aku patut dikatakan seperti itu. Karena memang keadaanku adanya seperti itu. Tapi membersihkan jalanan itu kan tugasku? Aku mau makan apa kalau saja aku tidak menyapu jalanan itu? Kalau aku kembali menyapu jalanan itu, aku takut. Takut kalau saja aku bertemu dengan lelaki berjas hitam itu, lalu  dia mencaci makiku lagi? Oh tuhan, apa yang harus kulakukan?
Apa sebaiknya aku segera mandi saja? tapi sumur di belakang air sudah tak mengalir lagi? Atau aku numpang mandi di sumurnya mbok Darmi saja? tapi bagaimana dengan badanku? Badanku panas dingin. Aku sakit. Pusing rasanya kalau nanti aku harus berjemur di bawah terik matahari. Ah biarkan saja lah. Yang penting aku bisa makan.
Ya, aku akan numpang mandi di sumurnya mbok Darmi. Aku akan kesana. Sampah-sampah kering, tunggu aku, jangan pada terbang dulu. Aku akan segera memunguti kalian.
Rasanya segar sekali tubuh ini. Lebih bergairah dari biasanya. Maklum sudah hampir seminggu tidak mandi. Dan andaikan aku bertemu dengan lelaki berjas hitam itu lagi, aku akan mengatakan kepadanya kalau aku sudah mandi. Ya, aku sudah mandi. Biarpun aku hanya seorang tukang sapu jalanan, tapi aku tetap wanita yang ingin dicintai. Aku akan mempertebal bedak dan lipstikku agar lelaki berjas itu klepek-klepek saat melihatku. Hahaha....


my pet


www.spacezapper.com